BICARA DENGAN IPAR

Imej
Bagaimana seharusnya hubungan saya dengan saudara-saudara lelaki suami saya
berikut keluarganya dari kalangan lelaki? Saya sendiri, alhamdulillah, memakai
niqab (cadar) dan mereka tidak pernah melihat wajah saya. Apakah
diperkenankan saya mengajak bicara mereka sementara kami (saya dan suami
serta saudara-saudara ipar) tinggal di satu rumah, hanya saja kami (saya dan
suami) mendapat tempat yang khusus dari rumah tersebut (sehingga bisa
menegakkan hijab). Terkadang salah seorang dari mereka sakit, apakah
dibolehkan bagi saya untuk menanyakan keadaannya?
Jawab:

Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-Ilmiyyah wal Ifta’ memberikan jawaban:
“Bila kenyataannya sebagaimana yang disebutkan maka boleh bagimu mengajak bicara mereka dan menanyakan keadaan mereka serta berbicara dengan mereka dalam perkara-perkara yang mubah. Akan tetapi tanpa melembutkan suara dan mendayu-dayu dalam berucap dan juga tanpa berkhalwat (bersepi-sepi/berduaan) dengan lelaki dari kalangan mereka.yang bukan mahrammu.” (Fatwa no. 7778, Fatawa Al-Lajnah, 17/404-405)
11 Rabiul akhir 10.39pm

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s