Faedah Daurah : As Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah Al Jabiri

Diantara Faedah Daurah Ilmiyah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah oleh As Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah Al Jabiri Ulama’ dari Timur Tengah

FAEDAH PERTAMA,

Hati / jiwa manusia itu terbagi 3:

1. Muthmainnah, hati/jiwa yg tenang/tentram. Jiwa yg tertata dg iman & al yaqin, yg setiap saat tunduk & menyambut perintah Allah & RosulNya. Mudah menjalankan perintah2 Allah, & mudah meninggalkan larangan2 Allah & RosulNya. Jiwa seperti ini adlh sebaik2 jiwa yg dimiliki manusia. Allah memberi kabar gembira trhdp manusia yg memiliki jiwa seperti ini dlm Al Qur’an. Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam pun dlm haditsnya menceritakan tentang akhir hidup orang yg memiliki jiwa seperti ini.

2. Lawwamah, hati/jiwa yg kurang baik. Jiwa yg mengajak pemiliknya untuk meninggalkan perintah2 Allah & mengerjakan larangan2Nya, namun masih ada kebaikan2 pd diri orang trsbt.

3. Ammarah, hati/jiwa yg jelek. Jiwa yg mengajak pemiliknya untuk senantiasa meninggalkan perintah2 Allah & mengerjakan apa2 yg dilarang olehNya. Jiwa yg seperti ini merupakan senjata yg kuat bg syaithon untuk menyeret pemiliknya ke jurang kebinasaan.
===> yg manakah jiwamu, sobat??

FAEDAH Kedua,

Jihadun nafs (jihad melawan hawa nafsu), adalah perjuangan untuk:
1. Meningkatkan jiwa muthmainnah, agar senantiasa terus terjaga.
2. Untuk membantu jiwa lawwamah, agar lebih sempurna dlm melaksanakan perintah2 Allah & mninggalkan larangan2Nya.
3. Untuk membantu jiwa ammarah agar bisa ditekan.
Bhw manusia, dlm mnghadapi 3 jenis jiwa td memerlukan jihadun nafs, dimana fungsinya seperti yg dijelaskan di atas..

FAEDAH Ketiga, :

Tingkatan2 untuk jihadun nafs ( memerangi jiwa ):

1. Al Ilmu, yg dimaksud adlh ilmu syar’i, yg bersumber dr Al Quran & assunnah, dg pemahaman pr sahabat, kemudian orang2 yg mengikuti mrk. Bgmn ilmu itu bs digunakan dlm jihadun nafs? Ktk kadar ilmu sso itu kuat kadarnya, pengetahuannya tntang Al qur’an & sunnah itu tinggi, & pemahamannya pun sesuai dg pemahaman para salaf (pendahulu), mk dia akan kokoh dlm berpegang pd agama ini. Demikian pula sebaliknya.

2. Al amal, mengamalkan ilmu dlm kehidupan sehari2, sehingga ilmu itu akan tampak pd lisannya maupun perbuatannya. Hendaknya seorang yg sdh memiliki ilmu jk berkata dg tutur kata yg mulia, & jk berbuat dg perbuatan yg baik, hendaklah ia menjadi uswah bagi orang2 yg ada di belakangnya. Ilmu & amal jk berkumpul pd seseorang, mk hakikatnya ia adlh seorang yg berbahagia.

3. Ad dakwah, yang dimaksud adalah berdakwah kepada umat manusia ke jalan agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah berfirman (yang artinya): “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata:’Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.’ Ada 3 hal yang mulia di dalam ayat tersebut:
1. Dakwah, 2. Amal yg sholeh, 3. Pernyatakan : kami trmasuk orang-orang yang berserah diri kepada Allah (iaitu muslim).

4. As shabr, bersabar.
Kesemuanya itu disarikan dr surat Al ‘Ashr.

Sumber: https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10151866821340195&id=215781025194

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s